empty
 
 
16.01.2025 09:31 AM
USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 16 Januari. Analisis Trading Forex Kemarin

Analisis dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang

Uji level 156,63 terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak turun dari level nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk menjual dolar. Akibatnya, pasangan ini turun sekitar 60 pip.

Data Indeks Harga Produsen (PPI) dari Jepang hari ini mendorong pembelian yen lebih lanjut terhadap dolar. Inflasi naik sebesar 0,3% dari bulan ke bulan, sementara pertumbuhan tahunan mencapai 3,8% yang mengesankan. Kenaikan harga produsen adalah sinyal penting bagi pasar keuangan, yang mengarah pada respons aktif dari investor. Inflasi yang meningkat menunjukkan tekanan harga yang berkelanjutan, yang berpotensi mempengaruhi kebijakan moneter negara tersebut.

Data saat ini memperkuat ekspektasi untuk kemungkinan pengetatan moneter oleh Bank of Japan. Survei menunjukkan bahwa BOJ mungkin akan menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang pada 24 Januari, dengan potensi kenaikan sebesar 0,5% pada akhir Maret. Namun, pasar tetap waspada terhadap faktor ekonomi eksternal, seperti tren inflasi global dan perubahan kebijakan oleh bank sentral lainnya. Memastikan pertumbuhan ekonomi di Jepang akan menjadi penting untuk penguatan yen yang berkelanjutan dan untuk stabilitas pasar keuangan.

Hari ini, saya akan fokus terutama pada penerapan Skenario #1 dan Skenario #2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario #1: Beli USD/JPY saat mencapai level 156,43 (garis hijau pada grafik) dengan target 157,01 (garis hijau yang lebih tebal). Pada 157.01, saya berencana untuk keluar dari posisi long dan membuka posisi short ke arah sebaliknya, dengan tujuan koreksi 30-35 pip. Berhati-hatilah dengan posisi long, karena tekanan turun pada pasangan ini dapat kembali kapan saja. Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan mulai naik.

Skenario #2: Beli USD/JPY jika ada dua kali pengujian berturut-turut pada level 155,93 sementara indikator MACD berada di zona oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke atas. Target yang diharapkan adalah level 156,43 dan 157,01.

Sinyal Jual

Skenario #1: Jual USD/JPY setelah menembus di bawah level 155,93 (garis merah pada grafik), yang diharapkan memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah 155,14, di mana saya berencana untuk keluar dari posisi short dan membuka posisi long ke arah sebaliknya, dengan target koreksi 20-25 pip. Tekanan turun pada pasangan ini diperkirakan akan bertahan hari ini. Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan mulai menurun.

Skenario #2: Jual USD/JPY jika ada dua kali pengujian berturut-turut pada level 156.43 sementara indikator MACD berada di zona overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke bawah. Target yang diharapkan adalah level 155,93 dan 155,14.

This image is no longer relevant

Catatan Grafik

  • Garis hijau tipis: Harga masuk untuk membeli instrumen trading.
  • Garis hijau tebal: Target yang disarankan untuk Take Profit atau mengunci keuntungan secara manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
  • Garis merah tipis: Harga masuk untuk menjual instrumen trading.
  • Garis merah tebal: Target yang disarankan untuk Take Profit atau mengunci keuntungan secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
  • Indikator MACD: Penting untuk mengidentifikasi zona overbought dan oversold untuk memandu keputusan masuk pasar.

Catatan Penting untuk Trader Pemula

  • Selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan masuk pasar.
  • Hindari trading selama rilis berita besar untuk menghindari fluktuasi harga yang volatil.
  • Jika berdagang selama rilis berita, selalu pasang stop loss order untuk meminimalkan kerugian.
  • Trading tanpa stop loss order atau praktik manajemen keuangan dapat dengan cepat menguras deposit Anda, terutama saat menggunakan volume besar.
  • Rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas, sangat penting untuk perdagangan yang sukses. Keputusan trading spontan berdasarkan kondisi pasar saat ini secara inheren merugikan bagi trader intraday.
Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.